Mengendalikan Lidah

Oleh
Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari

NIKMAT LIDAH
Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menganugerahkan kepada manusia nikmat yang sangat banyak dan besar. Di antara nikmat Allah yang terbesar, setelah nikmat iman dan Islam, ialah nikmat berbicara dengan lidah, nikmat kemampuan menjelaskan isi hati dan kehendak.

Allah Ta’ala berfirman:

“Allah yang Maha pemurah. Yang telah mengajarkan Al-Qur`aan. Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara” [Ar-Rahmân/55:1-4]

Penciptaan manusia dan pengajaran berbicara kepadanya benar-benar merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah yang besar. Oleh karena itulah, Allah juga menyebutkan nikmat-Nya tentang penciptaan alat-alat berbicara bagi manusia. Baca selebihnya »

Dampak Buruk Makanan Haram Bagi Seorang Muslim

Era globalisasi banyak berpengaruh pada kehidupan seorang muslim, sadar atau tidak sadar mereka terseret ke dalam arusnya. Sehingga dijumpai banyak orang menyatakan: “Yang haram aja susah apalagi yang halal.” Satu ungkapan yang menggambarkan rendahnya kondisi keimanan dan keyakinan mereka terhadap rahmat dan rizki Allah. Padahal Allah dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan dengan sangat tandas sekali bahwa Allah akan mencukupkan rizki mereka dan tidak membebankan hal itu kepada pundak mereka. Sebagaimana dijelaskan dalam firmanNya:

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rizkinya sendiri.Allah-lah yang memberi rizki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Ankabut: 60) Baca selebihnya »

Makna Syahadatain, Rukun, Syarat, Konsekuensi Dan Yang Membatalkannya

Oleh
Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan

PERTAMA: MAKNA SYAHADATAIN
[A]. Makna Syahadat “Laa ilaaha illallah”
Yaitu beri’tikad dan berikrar bahwasanya tidak ada yang berhak disembah dan menerima ibadah kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala, menta’ati hal terse-but dan mengamalkannya. La ilaaha menafikan hak penyembahan dari selain Allah, siapa pun orangnya. Illallah adalah penetapan hak Allah semata untuk disembah.

Jadi makna kalimat ini secara ijmal (global) adalah, “Tidak ada sesembahan yang hak selain Allah”. Khabar “Laa ” harus ditaqdirkan “bi haqqi” (yang hak), tidak boleh ditaqdirkan dengan “maujud ” (ada). Karena ini menyalahi kenyataan yang ada, sebab tuhan yang disembah selain Allah banyak sekali. Hal itu akan berarti bahwa menyembah tuhan-tuhan tersebut adalah ibadah pula untuk Allah. Ini Tentu kebatilan yang nyata. Baca selebihnya »

Tauhid Rububiyah Mengharuskan Adanya Tauhid Uluhiyah

Oleh
Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan

Hal ini berarti siapa yang mengakui tauhid rububiyah untuk Allah, dengan mengimani tidak ada pencipta, pemberi rizki dan pengatur alam kecuali Allah, maka ia harus mengakui bahwa tidak ada yang berhak menerima ibadah dengan segala macamnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala . Dan itulah tauhid uluhiyah.

Tauhid uluhiyah, yaitu tauhid ibadah, karena ilah maknanya adalah ma’bud (yang disembah). Maka tidak ada yang diseru dalam do’a kecuali Allah, tidak ada yang dimintai pertolongan kecuali Dia, tidak ada yang boleh dijadikan tempat bergantung kecuali Dia, tidak boleh menyembelih kurban atau bernadzar kecuali untukNya, dan tidak boleh mengarahkan seluruh ibadah kecuali untukNya dan karenaNya semata. Baca selebihnya »

Tauhid Rububiyah Dan Pengakuan Orang-Orang Musyrik Terhadapnya

Oleh
Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan

Tauhid adalah meyakini keesaan Allah dalam Rububiyah, ikhlas beribadah kepadaNya, serta menetapkan bagiNya Nama-nama dan Sifat-sifatNya. Dengan demikian, tauhid ada tiga macam: Tauhid Rububiyah , Tauhid Uluhiyah serta Tauhid Asma’ wa Sifat. Setiap macam dari ketiga macam tauhid itu memiliki makna yang harus dijelaskan agar menjadi terang perbedaan antara ketiganya. Baca selebihnya »

Makna Tauhid Uluhiyah Dan Tauhid Adalah Inti Dakwah Para Rasul

Oleh
Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah bin Fauzan

Uluhiyah adalah Ibadah.
Tauhid uluhiyah adalah mengesakan Allah dengan perbuatan para hamba berdasarkan niat taqarrub yang disyari’atkan seperti do’a, nadzar, kurban, raja’ (pengharapan), takut, tawakkal, raghbah (senang), rahbah (takut) dan inabah (kembali/taubat). Dan jenis tauhid ini adalah inti dakwah para rasul, mulai rasul yang pertama hingga yang terakhir. Baca selebihnya »

Kekeliruan yang Muncul dalam Fatwa Kontemporer

Allah Ta’ala menutup dakwah para Rasul dengan dakwah Rasulullâh Shallallahu’alaihi Wasallam dan Allah Ta’ala memenangkan risalah beliau hingga hari kiamat nanti. Allah Ta’ala ciptakan generasi Sahabat dan Tabi’in yang bertugas menegakkan hujjah kepada manusia. Juga memerintahkan mereka untuk menjaga syariat Islam dan ber-tafaqquh fiddîn (belajar ilmu agama). Allah Ta’ala berfirman:

كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ

Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan al-Kitâb dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya (QS. Ali Imrân:79) Baca selebihnya »

KAJIAN ONLINE VIA Yahoo Mesengger Kota MEDAN Hadir Kembali…!!!

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Ihkwan dan Akhwat yang Allah muliakan…

Alhamdulillah, setelah sekian lama tertunda akhirnya Kami para ikhwan salafi FORSIL (Forum Studi Islam Ilmiyah) Universitas  Sumatera Utara ingin memberitahukan bahwa beberapa kajian salafi yang rutin diadakan di Kampus USU dan yang diadakan di kota Medan lainnya insya Allah telah dapat didengar secara online (live internet) dengan menggunakan fasilitas Yahoo Mesengger Voice Conference. Kami berusaha membuat fasilitas kajian online via YM ini dengan tujuan untuk menyebarluaskan dakwah Salafiyyah di seluruh wilayah Negara Indonesia ini. Karena keterbatas ilmu dan biaya Kami hanya bisa membuat layanan kajian online ini dari Via YM saja, tidak seperti radio-radio Sunnah yang telah mengudara di negeri kita ini. Tapi, hal tersebut tidaklah membuat semangat kami pudar. Dengan niat ihklas karena Allah Kami pun turut serta menyebarkan Dakwah Salafiyyah ini melalui dunia maya (internet) via YM.

UNTUK TAHAP AWAL SAAT INI Kajian Salafi yang bisa di dengan Via Yahoo Mesengger adalah sebagai berikut :

1. Senin, pukul 20.30-22.00 wib (ba’da Isya)

Kajian ‘Ilmu Ushul Bid’ah

Pemateri : Ustadz Ali Nur, Lc Hafidzahullah

2. Rabu, pukul 20.30-22.00 wib (ba’da Isya)

Kajian Tafsir Al Qur’an

Pemateri : Ustadz Nurdin Al Bukhori Hafidzahullah

3. Sabtu, pukul 16.30-18.00 wib

Kajian Prinsip-Prinsip Dakwah Salafiyyah

Pemateri : Ustadz Ali Nur, Lc Hafidzahullah

4. Minggu, pukul 09.30-11.30 wib *****

Kajian ‘Aqidah

Pemateri : Ustadz Abu Ihsan Al Atsary

Cara Untuk Mendengarkan Kajian Online Medan via YM :

1. Aktifkan Yahoo Mesengger antum/antenna (minimal YM versi 8)

2. Add kontak ID Kajian Rutin Online YM nya yakni :

ID YM : syabaabussunnah

***** Khusus untuk Kajian hari minggu ID YM nya : taklim_live_medan

3. Ketika ketika acara akan dimulai setiap account YM antum/antunna yang aktif akan langsung diinvite (diundang) oleh Kami

4. Dilarang menggunakan ruang chat untuk chat hal-hal yang tidak bermanfaat ketika kajian berlangsung

5. Ruang chat dapat digunakan untuk bertanya pada sesi pertanyaan berlangsung

PERHATIAN…!!!

1. Fasililas Kajian Online Via YM ini Kami perbuat adalah untuk membantu seluruh ikhwan dan akhwat untuk menambah ilmu syar’I dimanapun berada

2. Tidak dibenarkan bagi para ikhwan dan akhwat yang ada di Medan yang mempunyai kemudahan untuk menghadiri langsung majelis ta’lim di Medan untuk mengikuti kajian online Via YM ini kecuali mempunyai udzur yang syar’i.

3. Tetaplah bersemangat untuk terus menuntut ilmu syar’I dan terus semangat untuk terus menghadiri majelis ta’lim.

PERLU DIKETAHUI…!!!

Manusia hanya berenca, akan tetapi Allah lah yang menentukan takdir makhluknya. Kami sadar dalam pelaksanaan Kajian Online Via YM ini nantinya aka nada hambatan-hambatan atau faktor-faktor yang menyebabkan Kajian Online tidak bisa dilaksanakan. Maka dari itu Kami sebelumnya mohon maaf atas kekurangan ini. Adapun faktor-faktor yang selama ini Kami alami yakni :

1. Pemateri berhalangan hadir dan tidak adanya pematari pengganti

2. Hujan deras yang mengakibatkan ketidakhadiran pemateri dan murid

3. Operator Kajian Online berhalangan karena udzur syar’i

4. Sinyal Internet yang digunakan terganggu (lemah)

SOLUSI…!!!

Karena mungkin saja faktor-faktor diatas tidak memungkinkan dilaksanakannya Kajian Online, maka antum/antunna tidak perlu khawatir, antum/antunna bisa mendownload rekaman kajiannya di website Kami di :

www.syabaabussunnah.co.cc

www.pustaka-albinjy.co.cc

PERMOHONAN DANA…!!!

Kami juga mengharapkan partisipasi ihkwah fillah untuk sudi kiranya memberikan bantuan dana (untuk biaya internet bulanan) agar program kerja “Kajian Online Live Via YM” yang kami rencaranakan ini terus dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Bagi antum yang ingin memberikan bantuan dana dapat mengirimkan bantuan ke

No. rekening : 01.086.024.71

A.n. Rizki Khairil

BNI Cab. USU Medan

Bagi antum yang telah mengirimkan bantuannya kami harapkan untuk  mengirimkan sms konfirmasi dengan menyebutkan Nama Lengkap, Alamat, dan Jumlah Dana yang disumbangkan ke nomor Hp : 085276737140 (Rizki Khairil)

Demikianlah infomasi ini Kami sampaikan dengan harapan agar kita semua dapat mengikutinya.

Jazakumullahu khairan Katsiran

Wassalaamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh….

Penggalangan Dana Bantuan Korban Gempa di Padang

Donasi bantuan gempa

Donasi bantuan gempa

Bismillah..
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh…
Berawal dari keinginan kami membantu ikhwanna “Rinto (Mahasiwa FE USU)” dimana rumahnya orang tuanya hancur pada gempa 7.6 SR pada 30 September lalu di Padang, maka kami dari Forum Studi Islam Ilmiah (FORSIL) USU memutuskan untuk menggalangan dana bantuan untuk para korban gempa di Padang umumnya.

Anda dpt menyumbangkan bantuan anda melalui rekening di atasSmg bantuan anda dapat meringankan penderitaan saudara kita d. Bantuan insya Allah akan kami salurkan kpd saudara2 kita kaum muslimin yang tertimpa musibah gempa disana.
Jazakumullah khairan Katsira
Katakanlah, “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami.” (QS At Taubah: 51)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Al Baqarah :286).

- by FORSIL USU-

Nasehat Terakhir Syaikh Ibnu Baz

Ketahuilah wahai sekalian kaum muslimin, sudah menjadi kewajiban setiap orang yang berilmu untuk mengingatkan hal ini dan menasehati orang serta mendakwahkannya sesuai kemampuannya. Hal ini dilakukan untuk menunaikan kewajiban penyampaian dan dakwah dan mengikuti para Rasul serta menjauhkan diri dari sikap menyembunyikan ilmu. Sikap yang telah diperingatkan Allah dalam Alqur’an sebagaimana firmanNya:

إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَآأَنزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِن بَعْدِ مَابَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُوْلاَئِكَ يَلْعَنَهُمُ اللهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللاَّعِنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dila’nati Allah dan dila’nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela’nati” (QS. Al Baqarah: 159)

Juga telah ada hadits yang shahih dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang menyatakan:

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka ia mendapat pahala seperti pahala pelakunyaBaca selebihnya »