Download Rekaman Dauroh Bersama Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas di MEDAN

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Alhamdulillah…

Telah hadir rekaman Dauroh Bedah Buku “Adab dan Akhlaq Penuntut Ilmu” yang dilaksanakan di Masjid Al Amin MEDAN pada hari Ahad tanggal 31 Januari 2010 yang lalu yang disampaikan oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas.

Peserta yang hadir mencapai kira-kira 1000 orang lebih. Dan yang membuat peserta Dauroh bahagia adalah diberikannya buku yang di bedah yakni buku “ADAB DAN AKHLAQ PENUNTUT ILMU” karya Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas secara gratis yang di bawakan langsung oleh Beliau dari Bogor, dan peserta juga mendapatkan gratis  buku “Kasyfusy Syubhat” karya Syaikh Muhammad At Tamimi.

Disamping itu ternyata buku tersebut baru di terbitkan / diluncurkan pada hari Sabtu tanggal 30 Januari 2010 (1 hari setelah Dauroh diadakan). Jadi semakin bertambahlah kebahagiaan peserta yang hadir.

Tanpa memperpanjang muqoddimah lagi, silakan download Rekaman Daurohnya di bawah ini :

Baca selebihnya »

TABLIGH AKBAR 2010 MEDAN BERSAMA USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS (LIVE VIA YAHOO MESENGGER)

Assalaamu’alaikum Warohmatullahi wabarokatuh.…

Insya Alloh….

Akan di adakan Tabligh Akbar 2010 Kota Medan (Live via YahooMessengger) bersama


USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS (Dari Bogor)

Hari : Ahad / Minggu

Tanggal : 31 Januari 2010

Pukul 08.00 wib – selesai

Materi : Adab dan Akhlaq Dalam Menuntut Ilmu

Tempat : Masjid Al Amin Jln. H.M Yamin Serdang-Medan

Insya Allah Tabligh Akbar ini akan di onlinekan Live Via Yahoo Mesengger dengan meng-add :


ID : syabaabussunnah

ID : kajian_salaf_medan


Cara Untuk Mendengarkan Tabligh Akbar 2010 Online Live Via Yahoo Mesengger yakni :

1. Aktifkan Yahoo Mesengger antum/antunna

2. Add kontak ID Kajian Rutin Online YM nya yakni

ID : syabaabussunnah

ID : kajian_salaf_medan

3. Ketika ketika acara akan dimulai antum/antunna akan diinvite oleh Kami

4. Apabila ketika antum/antunna sudah login dan belum kami invite mohon mengirimkan pesan singkat dari chatt agar kami menginvitenya

5. Dilarang untuk chatt ketika kajian berlangsung

6. Ruang chatt dapat digunakan untuk mengirimkan pertanyaan. Tapi Kami tidak menjamin seluruh pertanyaan akan di jawab karena keterbatasan waktu.

Insya Allah bagi yang tidak sempat hadir dalam Tabligh Akbar 2010 dan tidak bisa mengikuti secara Online via Yahoo Mesengger KAMI dari PANITIA akan  menyediakan Download rekaman Tabligh Akbar 2010 ini pada hari setelah Dauroh berlangsung.


Demikianlah info ini Kami sampaikan dengan harapan agar info ini disebarluaskan di seluruh penjuru nusantara ini.

Mudah-mudahan Allah memberikan keistiqomahan kepada kita semua untuk terus menuntut ‘ilmu Syar’i


Barakallahu fiikum

Wassalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Tiga Nasihat Dan Wasiat Syaikh Abdul Aziz Bin Abdillah Bin Baaz

Pembaca,
Untaian nasihat Syaikh Abdul Azis bin Abdullah bin Baaz ini diangkat dari Majmu’ Fatawa wa Maqalaatun Mutanawwi’ah (3/244-252). Nasihat Syaikh yang panjang ini, kami kutip sebagian.

Yang memotivasi beliau rahimahullah menyampaikan nasihat ini, karena keinginan beliau untuk memberi peringatan kepada kaum Muslimin, sebagai realisasi dari firman Allah k surat adz Dzariyat ayat 55 : Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Juga firman Allah k surat al Maidah ayat 2 : Dan saling tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.

Pada pembukaan nasihat ini, Syaikh mengingatkan, bahwa hati kita bisa hidup dan sehat hanya dengan dzikrullah, melakukan persiapan untuk menjumpaiNya, istiqomah di atas perintahNya, cinta, takut kepada adzabNya dan mengharapkan kenikmatan di sisiNya. Hidupnya hati, kesehatannya, kecemerlangannya, kekuatannya, dan keteguhannya sesuai dengan kadar keimanannya kepada Allah Azza wa Jalla, kecintaan, kerinduan untuk berjumpa denganNya, serta ketaatannya kepada Allah dan RasulNya. Baca selebihnya »

Mengenal Jual-Beli Gharar

Menurut bahasa Arab, makna al-gharar adalah, al-khathr (pertaruhan) [1]. Sehingga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyatakan, al-gharar adalah yang tidak jelas hasilnya (majhul al-‘aqibah) [2]. Sedangkan menurut Syaikh As-Sa’di, al-gharar adalah al-mukhatharah (pertaruhan) dan al-jahalah (ketidak jelasan). Perihal ini masuk dalam kategori perjudian [3].

Sehingga , dari penjelasan ini, dapat diambil pengertian, yang dimaksud jual beli gharar adalah, semua jual beli yang mengandung ketidakjelasan ; pertaruhan, atau perjudian. [4] Baca selebihnya »

Kiat-Kiat Mengisi Waktu Pagi

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan-tulisan kami sebelumnya mengenai permasalahan tidur pagi.

Setelah kita mengetahui keutamaan waktu pagi, bahaya tidur pagi menurut para ulama, sebab-sebab tidur pagi dan solusinya, dan keutamaan berdagang di pagi hari, saat ini kami akan menyajikan beberapa kiat yang dapat setiap muslim lakukan di waktu pagi. Semua ini bertujuan agar waktu pagi tersebut adalah waktu yang penuh berkah dan bukan waktu yang sia-sia. Hanya Allah-lah yang memberi taufik.

Kiat Pertama: Membaca Al Qur’an dan memahami maknanya

Saudaraku, isilah waktu pagimu dengan membaca Al Qur’an. Waktu pagi adalah waktu masih fit seseorang beraktivitas. Maka bagus sekali jika seseorang memanfaatkannya untuk membaca dan mentadaburi Al Qur’an. Baca selebihnya »

Mengenal Imam Bukhori

Muhammad bin Hatim Warraq Al-Bukhari rahimahullah menceritakan, “Aku bermimpi melihat Bukhari berjalan di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setiap kali Nabi mengangkat telapak kakinya maka Abu Abdillah (Bukhari) pun meletakkan telapak kakinya di situ.” (Hadyu Sari, hal. 656)

Nama dan Nasabnya

Beliau bernama Muhammad, putra dari Isma’il bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Ju’fi, biasa dipanggil dengan sebutan Abu ‘Abdillah. Beliau dilahirkan pada hari Jum’at setelah shalat Jum’at 13 Syawwal 194 H di Bukhara (Bukarest). Ketika masih kecil, ayahnya yaitu Isma’il sudah meninggal sehingga dia pun diasuh oleh sang ibu. Ghinjar dan Al-Lalika’i menceritakan bahwa ketika kecil kedua mata Bukhari buta. Suatu ketika ibunya bermimpi melihat Nabi Ibrahim berkata kepadanya, “Wahai ibu, sesungguhnya Allah telah memulihkan penglihatan putramu karena banyaknya doa yang kamu panjatkan kepada-Nya.” Pagi harinya dia dapati penglihatan anaknya telah sembuh (lihat Hadyu Sari, hal. 640)

Sanjungan Para Ulama Kepadanya

Abu Mush’ab rahimahullah (di dalam cetakan tertulis Abu Mu’shab, sepertinya ini salah tulis karena dalam kalimat sesudahya ditulis Abu Mush’ab, pent) Ahmad bin Abi Bakr Az Zuhri mengatakan, “Muhammad bin Isma’il (Bukhari) lebih fakih dan lebih mengerti hadits dalam pandangan kami daripada Imam Ahmad bin Hambal.” Salah seorang teman duduknya berkata kepadanya, “Kamu terlalu berlebihan.” Kemudian Abu Mush’ab justru mengatakan, “Seandainya aku bertemu dengan Malik (lebih senior daripada Imam Ahmad, pent) dan aku pandang wajahnya dengan wajah Muhammad bin Isma’il niscaya aku akan mengatakan: Kedua orang ini sama dalam hal hadits dan fiqih.” (Hadyu Sari, hal. 646) Baca selebihnya »

Perbedaan Antara Asuransi Ta’awun Dan Asuransi Konvensional

Oleh
Ustadz Kholid Syamhudi

ASURANSI SECARA UMUM
Kata asuransi, dalam bahasa Inggris disebut insurance, dan dalam bahasa Perancis disebut assurance. Adapun dalam bahasa Arab, disebut at-Ta’min.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata asuransi dijelaskan dengan pertanggungan. Yaitu perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang milikinya, sesuai dengan perjanjian yang dibuat.[1] Baca selebihnya »

Asuransi Dan Hukumnya

Oleh
Ustadz Muslim Al-Atsari

MAKNA ASURANSI

Yang dimaksud dengan asuransi, ialah perjanjian jaminan dari pihak pemberi jaminan (yaitu perusahaan asuransi) untuk memberi sejumlah harta atau upah secara rutin, atau memberi ganti barang yang lain, kepada pihak yang diberi jaminan (yaitu nasabah asuransi), pada waktu terjadi musibah atau terjadinya bahaya, dan dijelaskan dengan perjanjian. Pemberian itu sebagai ganti angsuran atau pembayaran yang diberikan nasabah kepada perusahaan asuransi.
Dari penjelasan ini, dapat diketahui secara jelas bahwa dalam perjanjian asuransi itu terdapat tiga unsur yang melingkupinya, yaitu: (1) bentuk dan jumlah jaminan yang akan diberikan perusahaan asuransi, (2) bahaya atau musibah yang terjadi, (3) angsuran atau pembayaran yang dibayar oleh nasabah. Baca selebihnya »

Barzanji, Kitab Induk Peringatan Maulid Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam

Oleh
Ustadz Abu Ahmad Zainal Abidin

SEPUTAR KITAB BARZANJI
Secara umum peringatan maulud Nabi Shallallahu alaihi wa sallam selalu disemarakkan dengan shalawatan dan puji-pujian kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang mereka ambil dari kitab Barzanji maupun Daiba’, ada kalanya ditambah dengan senandung qasîdah Burdah. Meskipun kitab Barzanji lebih populer di kalangan orang awam daripada yang lainnya, tetapi biasanya kitab Daiba’, Barzanji dan Qasidah Burdah dijadikan satu paket untuk meramaikan maulid Nabi Shallallahu alaihi wa sallam yang diawali dengan membaca Daiba’, lalu Barzanji, kemudian ditutup dengan Qasîdah Burdah. Biasanya kitab Barzanji menjadi kitab induk peringatan maulîd Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan sebagian pembacanya lebih tekun membaca kitab Barzanji daripada membaca al-Qur’an. Maka tidak aneh jika banyak di antara mereka yang lebih hafal kitab Barzanji bersama lagu-lagunya dibanding al-Quran. Fokus pembahasan dan kritikan terhadap kitab Barzanji ini adalah karena populernya, meskipun penyimpangan kitab Daiba’ lebih parah daripada kitab Barzanji. Baca selebihnya »

Kunci Sukses Bermu’amalah

Oleh
Ustadz Abu Ihsan Al-Atsari

Dalam hidup ini, setiap insan pasti berhubungan dengan orang lain. Ia hidup dikelilingi tetangga kanan dan kiri, muka dan belakangnya, dengan berbagai macam corak ragam, tingkah laku dan latar belakangnya. Ada yang muslim, dan barangkali ada pula yang non muslim. Ada yang multazim, dan ada pula yang fasik. Ada yang terpelajar dan ada yang awam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kepada kita pentingnya menjaga hak-hak tetangga ini. Tetangga memiliki kedudukan yang agung dalam kehidupan beliau. Beliau bersabda:

مَا زَالَ جِبْرِيْلُ يُوْصِيْنِي بِالجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ

“Malaikat Jibril q senatiasa mewasiatkan agar aku berbuat baik kepada tetangga, sehingga aku mengira ia (Jibril) akan memberikan hak waris (bagi mereka)”. [Muttafaqun 'alaihi]. Baca selebihnya »